Dari penatua kepada Gayus yang kekasih, yang kukasihi dalam kebenaran.
En surat anio' a yaku owo penatua an jamaat. En surat anio' aipaticku ai co é poowku Gayus si uli-ulit icaupusku.
Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja.
Poowku Gayus si caupusku, isombayangku wosama' ko sama-sama' am baya-waya, puté imu'kurmu loo-loor ka'i.
Sebab aku sangat bersukacita, ketika beberapa saudara datang dan memberi kesaksian tentang hidupmu dalam kebenaran, sebab memang engkau hidup dalam kebenaran.
Arui keli aku ampa'paan awéan poow maéman imai méé kasairian a yaku sapaoka ko tatap le'tek a si Amang Kasuruan wo pengaémaanmu ka'i en sususuien wutul itu.
Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar dari pada mendengar, bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran.
Sa iciit yaku, ra'ica wana e ro'na méma' in atéku lébé arui aluar yaku luminga sapaoka sé toyaangku menonou makiit in sususuien i Amang Kasuruan.
Saudaraku yang kekasih, engkau bertindak sebagai orang percaya, di mana engkau berbuat segala sesuatu untuk saudara-saudara, sekalipun mereka adalah orang-orang asing.
Poowku Gayus si caupusku, ico le'tek mengatawang am baya-waya a sé poo-poow an ésa paémanen sé mengakua in Abar Kaaruien andumoro' i Yesus Kristus, mandé ka'i séra ra'ipé' katuusanmu.
Mereka telah memberi kesaksian di hadapan jemaat tentang kasihmu. Baik benar perbuatanmu, jikalau engkau menolong mereka dalam perjalanan mereka, dengan suatu cara yang berkenan kepada Allah.
Sé poo-poow itu imaréngo mai sumawel wo aicuao éra a sé jamaat am bia'i andumoro' in upusmu. Lébé loor ka'i sa tawa- ngenmu séra lumala'us im bawayaan éra ang karapi imengaéma' ing kasalé'an i Amang Kasuruan.
Sebab karena nama-Nya mereka telah berangkat dengan tidak menerima sesuatu pun dari orang-orang yang tidak mengenal Allah.
Ampa'paan am bawayaan éra e mengakua in andumoro' i Yesus Kristus, séra ra'ica tumerima sapa-sapa asé tou owo sé ra'ica makatuus si Casuruan.
Kita wajib menerima orang-orang yang demikian, supaya kita boleh mengambil bagian dalam pekerjaan mereka untuk kebenaran.
Anaé, séra musti teriman wo tawangenta, wosama' kita ro'na mamuali kara-karapi an tawoien en sumusui in sususuien wutul i Amang Kasuruan.
Aku telah menulis sedikit kepada jemaat, tetapi Diotrefes yang ingin menjadi orang terkemuka di antara mereka, tidak mau mengakui kami.
Yaku imatico in surat kolek a sé jamaat, taan si Diotrefes si masalé' mamuali kikiiten an jamaat, sia ra'ica kiim luminga yaku.
Karena itu, apabila aku datang, aku akan meminta perhatian atas segala perbuatan yang telah dilakukannya, sebab ia meleter melontarkan kata-kata yang kasar terhadap kami; dan belum merasa puas dengan itu, ia sendiri bukan saja tidak mau menerima saudara-saudara yang datang, tetapi juga mencegah orang-orang, yang mau menerima mereka dan mengucilkan orang-orang itu dari jemaat.
Ampa'paan in itu, sa aku maai sa, icuaku oka waya sé niéma'na, ampa'paan ipasisilna sé léwo' wo sé ra'ica wutul andumoro' ami. Wo pakasa en itu ra'ipé' ka'i awes ai sia. An tutuw é poo-poow esa paémanen mai, ra'ica kiimna tumerima iséra. Ra'ica siituke', papéronenna ka'i sé tou sé masalé' mengaterima sé poo-poow esa paémanen itu. Wo ra'io wééna sé tou mengaterima itu e mewali-wali meesa an jamaat.
Saudaraku yang kekasih, janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik. Barangsiapa berbuat baik, ia berasal dari Allah, tetapi barangsiapa berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah.
Poowku Gayus si icaupusku. Tioo ko mengaandé andumoro' sapa si léwo', taan mengaandé mangé sapa si loor. Si séi e mengaéma' in loor, sia itu asi Amang Kasuruan owo. Taan si séi e mengaéma' in léwo', sia ra'ipé' makatuus si Amang Kasuruan.
Tentang Demetrius semua orang memberi kesaksian yang baik, malah kebenaran sendiri memberi kesaksian yang demikian. Dan kami juga memberi kesaksian yang baik tentang dia, dan engkau tahu, bahwa kesaksian kami adalah benar.
Wo pakasa in tou rumayo si Demetrius. Wo sia patus irayo ampa'paan eng katouanna makiit in sususuien wutul. Iparayo ami ka'i sia wo kailekan iow sapaoka e rarayoan ami andumoro' sia itu wutul.
Banyak hal yang harus kutuliskan kepadamu, tetapi aku tidak mau menulis kepadamu dengan tinta dan pena.
Keliané' woo en icuaku ai co é Gayus, taan ra'ica kiimku ipatic an surat anio.
Aku harap segera berjumpa dengan engkau dan berbicara berhadapan muka.
Paarapenku ra'io uré ka'i aku meta'up wo ico wo kita ro'na mepaar mewali-wali.
Damai sejahtera menyertai engkau! Salam dari sahabat-sahabatmu. Sampaikanlah salamku kepada sahabat-sahabat satu per satu.
Pekiupusenku a si Amang Kasuruan wosama' émaan-Na mai en atému elur! Wo sé karapimu am bia'i ka'i cumirimai in siri'. Wo icua ka'i mangé en siri'ku a sé kara-karapita a mangé mbitu asi esa wo si esa.